Beranda » Informasi & Inspirasi » PENELITIAN PROPOLIS DI BEBERAPA NEGARA

PENELITIAN PROPOLIS DI BEBERAPA NEGARA

Diposting pada 14 October 2020 oleh Andre Walkers | Dilihat: 144 kali | Kategori:


PENELITIAN PROPOLIS

Propolis menurut hasil penelitian di beberapa Negara

Kata Propolis berasal dari Bahasa Yunani, “Pro” berarti “Sebelum”, dan “Polis” berarti “Kota”. Kota dalam kehidupan serangga sosial itu adalah sarang. Secara harfiah PROPOLIS bermakna sebelum sampai kota. Bagi lebah, propolis adalah benteng sarang atau benteng yang dibuat sebelum “pasukan musuh” masuk kedalam kota. Sejarah penggunaan propolis pun sudah cukup lama. Aristoteles (384-322 SM) menuliskan penggunaan propolis dalam buku Historia Animalium. Dan pada Perang Boer (1888-1902 M) di Afrika Selatan tercatat pula penggunaan campuran propolis dan bahan lainnya digunakan untuk menyembuhkan luka tentara yang berperang. Jika dirunut lebih ke belakang lagi, terdapat bukti bahwa propolis digunakan telah digunakan di Mesir sebagai bahan untuk membungkus mumi karena sifatnya yang anti mikroba.

Berikut hasil penelitian Propolis di beberapa Negara:

BULGARIA

Boyanova L. dan rekan, peneliti Departemen Mikrobiologi Universitas Sofia, meriset propolis yang dapat menghambat pertumbuhan helicobacter pylori, pemicu radang lambung dan kanker usus.

KOREA SELATAN

Yong Y.S. dan rekan, peneliti dari Pusat Penelitian Bioanalisis dan Biotransformasi, Cheongryang, Seoul, meneliti CAPE (Caffeic Acid Phenetyl Ester), senyawa aktif pada propolis yang bersifat antikanker, antivirus dan anti inflamasi.

KOLUMBIA

Hasil Riset Lembaga Riset Kanker Kolumbia pada tahun 1991 menyatakan bahwa konsumsi propolis secara teratur dan rutin selama enam bulan dapat mereduksi kanker hingga 50%.

AUSTRALIA

Ilmuwan Australia, El Ghisalberti dari Departemen Kimia Organik University of Western menunjukan bahwa propolis meningkatkan efektivitas penisilin atau antibiotik 10-10.000 kali lipat.

INDONESIA

Peneliti dari Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga, Dr. Eko Budhi Koendhori M.Kes., membuktikan bahwa lem lebah dapat membantu kerusakan jaringan paru-paru dan bakteri penyebab penyakit TBC. Propolis dapat meningkatkan kekebalan penderita sehingga mengurangi kerusakan jaringan.

BRAZIL

Penelitian dari Departemen Ilmu Pangan, Universitas Campinas, menguji senyawa CAPE yang terdapat dalam propolis pada tikus pengidap kanker. Pemberian 5 mg senyawa CAPE per tikus setiap hari selama 15 hari memperlihatkan adanya penurunan ukuran sel kanker hingga 50%.

AUSTRALIA

Kimoto T dan rekan, peneliti di Institut Fujisaki, Okayama, Jepang meneliti propolis untuk mengatasi leukemia. Dalam uji praklinisnya, Kimoto membuktikan bahwa propolis berefek apoptosis bagi sel kanker. Artepilin dalam propolis juga dapat menghambat pertumbuhan sel kanker.

Sementara itu berdasarkan hasil tes ORAC (Oxygen Radical Absorbance), tes yang digunakan untuk mengukur efektivitas antioksidan dalam makanan, ditemukan tingkat antioksidan propolis cukup tinggi (9,674 u mol per 100 gram bahan). Bandingkan dengan bawang putih (5,346), apel merah (2,936), jambu biji (2,550) dan alpukat (1,933). Semakin besar nilai ORAC, kian kuat komoditas tersebut melawan radikal bebas yang memicu beragam penyakit degeneratif seperti kanker. Oleh karena itu, tidak sedikit masyarakat yang menderita penyakit-penyakit ringan maupun berat baik yang bersifat degeneratif atau tidak, mengkonsumsi propolis secara teratur. Sebut saja : jantung koroner, diabetes mellitus, hepatitis, kanker, stroke dan hipertensi. Atau bahkan mengkonsumsinya hanya sekedar untuk menjaga kesehatan. Yang terpenting adalah, pastikan Anda membeli/mendapatkan Propolis  di distributor resmi dan terpercaya. Pastikan juga kalau produk yang Anda beli sudah terdaftar dan memiliki izin edar dari Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM). 

Yuk Klik BANNER di bawah ini untuk info lengkap produk Melia Propolis:

Sumber Referensi:

https://www.kompasiana.com

Bagikan

PENELITIAN PROPOLIS DI BEBERAPA NEGARA | Propolis Original

Komentar (0)

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan kami publikasikan. Kolom bertanda bintang (*) wajib diisi.

*

*

Anda Mungkin Suka
Chat via Whatsapp
AW 789
⚫ Online
Halo, perkenalkan saya AW 789
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja