Beranda » Informasi & Inspirasi » PROPOLIS DALAM KITAB SUCI UMAT BERAGAMA

PROPOLIS DALAM KITAB SUCI UMAT BERAGAMA

Diposting pada 26 September 2020 oleh Andre Walkers | Dilihat: 124 kali | Kategori:

Propolis dalam Kitab Suci Umat Beragama

Referensi dari Kitab Suci Tentang Lebah Madu

Sejak awal sejarah manusia, semua kitab agama tauhid seperti Zabur, Taurat, Injil dan Al Quran telah memuat ayat mengenai hasil Lebah sebagai sumber makanan alami yang mengagumkan, demikian juga Kitab Weda dan Tripitaka. Dan karena ada di kitab suci berarti ujianya bukan sekadar puluhan atau ratusan tahun tapi sudah ribuan tahun. Madu disebutkan didalam beberapa kitab-kitab suci agama di dunia, membuat kita semakin yakin bahwa madu memang diciptakan untuk memberi manfaat bagi kehidupan umat manusia.

Sehingga mengenai Efek samping sudah dipastikan tidak ada dan karena sudah tercantum di semua kitab suci berarti memang perintah Tuhan untuk manusia supaya mengkonsumsi Madu karena sangat berguna sekali untuk kesehatan manusia.

Kitab Suci umat beragama di Indonesia memiliki ayat tentang lebah atau madu. Hal ini memperkuat pernyataan bahwa lebah madu merupakan salah satu hewan yang patut diteladani. Lebah madu hidup berkoloni dengan pembagian tugas yang jelas. Setiap lebah madu bekerja secara teratur dan terencana, melaksanakan tugasnya masing-masing dengan bersungguh-sungguh.

Ada beberapa hal yang dapat diteladani dari serangga lebah, di antaranya, mereka adalah pekerja keras yang bekerja tidak hanya untuk diri mereka sendiri. Lebah menghasilkan madu jauh lebih banyak dari yang mereka butuhkan. Madu hasil kerja keras koloni lebah ini merupakan sumber makanan yang bermanfat bagi tubuh manusia.

Beberapa ayat suci yang membahas mengenai madu dan hasil lebah lainnya, salah satunya adalah Propolis sebagai berikut :

ALQURAN

Dalam Surat An-Nahl

Ayat 68 : Dan Tuhanmu mewahyukan kepada lebah “buatlah sarang-sarang di bukit-bukit, di pohon-pohon kayu, dan di tempat yang dibikin manusia”.

Ayat 69 : Kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan dan tempuhlah jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan (bagimu). Dari perut lebah itu keluar minuman (MADU) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (Kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang memikirkannya.

ALKITAB

Dalam Amsal 16:24
Perkataan yg menyenangkan adalah seperti sarang MADU, manis bagi hati dan obat bagi tulang-tulang.

Dalam Amsal 24:13
“Anakku, makanlah MADU, sebab itu baik dan tetesan MADU manis untuk langit-langit mulutmu”.

TRIPITAKA

Dalam ajaran agama Budha ada 5 jenis obat yang bisa dikonsumsi oleh para Bhikku setelah makan siang, salah satunya adalah MADU.

Selama 3 bulan para Bhikku dan Bhikkuni yang bermeditasi tidak mengkonsumsi apapun kecuali MADU.

VINAYA PITAKA, Mahavagga VI.208 15-10.
“Beberapa jenis obat yg dipakai oleh Bhikku yang sakit adalah…MADU “.

WEDA

Dalam Artharvaveda XII.3.44MADU dicampur dengan mentega yang dijernihkan (disajikan kepada tamu) menyehatkan.

Dalam Artharvaveda II.3.1
Minumlah Ghee (mentega yg dimurnikan), MADU dan susu baik untuk kesehatan.

AYURVEDA

Ayurveda atau “ilmu tentang kehidupan” yang berakar dari budaya India yang menggabungkan konsep alami dan herbal untuk penyembuhan penyakit dan telah dipraktikkan sejak 4000 tahun Sebelum Masehi.
Ayurveda mempunyai bagian penting yaitu Rasayana yang secara sederhana berarti sesuatu yang mengembalikan orang ke keadaan muda secara fisik dan mental.
Di berbagai ramuan Rasayana yang 100% terdiri dari bahan alami, madu merupakan komponen yang penting. Disebutkan bahwa Rasayana disiapkan dengan madu dan ghee (mentega yang dimurnikan) karena potensi dan preservasi herbal secara permanen terikat pada madu dan ghee.

Semakin jelas mengapa hasil dari lebah madu ( madu, royal jelly, beepollen dan propolis ) sangat di sarankan oleh Tuhan Allah SWT melalui kitab Suci-Nya untuk di jadikan sebagai obat untuk menjaga manusia tetap sehat.

Dan lebih luar biasanya, para ahli dari sejak dulu kala melakukan berbagai penelitian dan mengadakan pertemuan pertemuan besar untuk membahas mengenai Propolis hingga hari ini. Dan sampai sekarang, para ahli tersebut masih saja menemukan hal hal baru mengenai manfaat propolis sesuai dengan era dan perubahan gaya hidup dan pola hidup manusia. Propolis tetap sangat bermanfaat bagi kesehatan.

Propolis

Silahkan klik banner dibawah untuk memilih produk asli Melia Propolis

Sumber Referensi : 

https://trigonasfarmer.blogspot.com/2017/12/madu-dalam-kitab-suci-dunia.html

https://windujs.blogspot.com

https://produklebah.wordpress.com/kehidupan-lebah-madu

Bagikan

PROPOLIS DALAM KITAB SUCI UMAT BERAGAMA | Propolis Original

Komentar (1)
  • Sitti Fatimah Amin

    Setiap Agama memiliki Kitab suci yang berbeda. Saya sendiri beragama Muslim sangat menyakini setiap isi kitab suci Al-Qur’an ada larangan dan ada Anjuran. Kita ketahui Propolis pada ayat 68-69 menjelaskan Manfaat Propolis sebagi obat penyembuh bagi manusia. Hal ini menandakan Propolis adalah anjuran yang harus kita komsumsi, agar kita terhindari dari serangan Virus, Bakteri, dan Jamur.

    Balas

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan kami publikasikan. Kolom bertanda bintang (*) wajib diisi.

*

*

Anda Mungkin Suka
Chat via Whatsapp
AW 789
⚫ Online
Halo, perkenalkan saya AW 789
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja